analitik

Bupati Kapuas Safari Jumat di Palangkau Lama, Upaya Penanggulangan Karhutla dan Dukungan Sosial

Ule.co.idBupati Kapuas Safari Jumat di Palangkau Lama melaksanakan kunjungan kerja pada Jumat, 4 September, bersama sejumlah pejabat daerah. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dengan warga serta menilai kesiapsiagaan wilayah menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Selama berada di Desa Palangkau Lama, Bupati menyerahkan masker kepada masyarakat dan memberikan bantuan operasional untuk Masjid Nurul Huda, sekaligus berpartisipasi dalam ibadah salat Jumat berjemaah.

Dalam rombongan yang dipimpin oleh Bupati Kapuas, hadir Sekretaris Daerah Usis I Sangkai, jajaran kepala OPD, Camat Kapuas Murung, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kedatangan mereka disambut oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat yang menunggu dengan antusias. Suasana hangat tercipta ketika Bupati menggelar pertemuan informal untuk mendengarkan aspirasi serta keluhan langsung dari masyarakat desa.

Baca juga:
Wagub Kalteng Ajak Akademisi Ciptakan Inovasi Penanggulangan Karhutla untuk Masa Depan

Penyerahan bantuan menjadi salah satu agenda utama. Masker medis yang dibagikan ditujukan untuk melindungi warga dari ancaman polusi udara yang sering menyertai kebakaran hutan. Selain itu, Bupati Kapuas juga menyalurkan dana operasional kepada Masjid Nurul Huda, yang berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial di Palangkau Lama. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat fasilitas ibadah sekaligus meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga.

Setelah prosesi penyerahan, Bupati bersama warga menunaikan salat Jumat secara berjemaah di musholla desa. Kegiatan ibadah ini tidak hanya menegaskan nilai religius, tetapi juga menjadi momentum bagi pejabat daerah untuk mengamati kondisi lapangan secara langsung. Selama salat, Bupati menyoroti pentingnya kesiapsiagaan komunitas dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam pencegahan.

Pengawasan lapangan menjadi fokus berikutnya. Bupati Kapuas Safari Jumat di Palangkau Lama memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkeliling wilayah sekitar, memeriksa area hutan yang rawan kebakaran, serta berinteraksi dengan petani dan pengelola lahan. Tim teknis yang dibawa bersama melakukan pemetaan titik-titik berisiko tinggi, sekaligus meninjau efektivitas upaya mitigasi yang telah diterapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Baca juga:
Kepala Daerah Katingan Tekankan: Masyarakat Harus Setop Membakar Lahan untuk Hindari Karhutla

Situasi kebakaran hutan di Kalimantan Tengah memang menjadi tantangan berkelanjutan. Data terakhir menunjukkan peningkatan frekuensi kebakaran pada musim kemarau, yang berdampak pada kualitas udara serta kesehatan penduduk. Upaya Bupati Kapuas dalam melakukan safari langsung ke daerah rawan mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mengintegrasikan aspek sosial, kesehatan, dan lingkungan dalam satu rangkaian aksi preventif.

Respon masyarakat terhadap kunjungan ini tergambar dari rasa terima kasih yang diungkapkan secara lisan maupun melalui catatan tertulis. Warga menilai kehadiran Bupati sebagai bentuk kepedulian yang konkret, sekaligus berharap program serupa dapat berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Kapuas berjanji akan terus memantau kondisi karhutla, memperluas distribusi bantuan, dan memperkuat jaringan koordinasi lintas sektoral demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi seluruh penduduk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *